Showing posts with label Kelas XI. Show all posts
Showing posts with label Kelas XI. Show all posts

Wednesday, December 7, 2011

Pre Semester Test (for XI Graders)

1. Nomor atom Al = 13, maka konfigurasi elektron dari atom unsur Al adalah...
2. Nomor atom unsur K = 19. Konfigurasi elektron ion K+ adalah …
3. Konfigurasi elektron yang benar untuk unsur X dengan nomor atom 33 adalah … Pada Sistem Periodik Unsur terletak pada golongan ... periode ...
4. Atom suatu unsur mempunyai konfigurasi elektron: 2, 8, 5. Bilangan kuantum elektron terakhir dari atom tersebut adalah …
5. Jenis gaya antar molekul pada senyawa-senyawa berikut adalah:
a. HCl = ...
b. NH3 = ...
c. CO2 = ...
6. Kalor berpindah dari lingkungan menuju sistem, dengan perubahan entalpi bernilai positif adalah ciri dari reaksi ...
7. Persamaan reaksi yang menunjukkan Entalpi pembentukan 1 mol HNO3 adalah...
8. Tuliskan persamaan reaksi penguraian 1 mol Al2(SO4)3...
9. Diketahui :
2C(grafit) + O2(g) 2CO(g)¬ H = - a kj/mol
C(grafit) + O2 CO2(g)¬ H = - b kj/mol
maka H untuk reaksi CO(g) + O2(g) CO2(g) adalah …
10. Perubahan entalpi standar pembentukan gas etena dan gas etana berturut-turut adalah 52 kj/mol dan –85 kj/mol, maka perubahan entalpi untuk reaksi:
C2H4(g) + H2(g) C¬2H6(g) adalah …
11. Diketahui:
N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g) H= - 107 kJ/mol
jika energi ikatan :
N = N : 941 kJ/mol
H – H : 436 kJ/mol
maka energi ikatan rata-rata N-H dalam NH3 adalah …
12. Reaksi: NO(g) + Cl2(g) --> NOCl memiliki data :
No [NO]
mol/lt
[Cl2(g)]
mol/lt
Laju
(mol/lt dt)
1
2
3
0,05
0,05
0,15
0,05
0,15
0,05
1 x 10-3
3 x 10-3
9 x 10-3
Maka orde reaksinya adalah...
13. Data untuk reaksi : R + Q hasil adalah sebagai berikut :
No [P]
mol/lt
[B]
mol/lt
Laju
(mol/lt dt)
1
2
3
0,1
0,2
0,1
0,1
0,3
0,3
2,2 x 10-4
19,8 x 10-4
19,8 x 10-4
maka grafik yang menggambarkan tingkat reaksi terhadap P adalah …
14. Setiap kenaikan suhu 10 0C laju reaksi menjadi 2 kali lebih cepat dari semula. Jika pada suhu 20 0C reaksi berlangsung selama 12 menit, maka laju reaksi pada suhu 50 0C adalah … menit
15. Tetapan kesetimbangan reaksi: Sn(s) + 2Cl2(g) = SnCl4(g) adalah …
16. Pada reaksi: NOBr(g) = NO(g) + 1/2 Br2(g)
Kesetimbangan akan bergeser ke arah produk jika…
17. Dalam suatu bejana 1 liter 4 mol gas NO2 membentuk kesetimbangan sebagai berikut :
2NO2(g) = 2NO2(g) + O2(g)
dalam keadaan setimbang pada suhu tetap, masih terdapat NO2 sebanyak 1 mol, maka harga kc adalah…
18. Pada suhu 250C dan tekanan total 0,30 atm, tekanan parsial N2O4 adalah 0,15 atm, maka pada sistem kesetimbangan : 2NO2(g) = N2O4(g)
Harga Kp adalah …
19. Jelaskan mengapa larutan cuka (CH3COOH) tergolong ke dalam asam menurut Arrhenius dan Bronsted-Lowry!
20. Tuliskan hasil reaksi (penetralan) dari:
a. HNO3(aq) + NaOH (aq) --> … + …
b. CH3COOH(aq) + NH3(aq) --> … + …
c. H2SO4 (aq) + Al(OH)3(aq) --> … + …

Wednesday, November 30, 2011

ASAM & BASA (Acid & Base)

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali senyawa yang tergolong dalam larutan asam maupun basa. Ada minuman yang berupa sari buah sampai detergen, semua tergolong dalam larutan asam maupun basa. Asam berasal dari kata acidus yang berarti 'masam'. Ada beberapa teori yang menjelaskan pengertian asam dan basa. Teori asam-basa Arrhenius, seorang ilmuwan asal Swedia, juga Bronsted - Lowry serta teori asam-basa Lewis yang menjelaskan tentang serah terima pasangan elektron.
Berikut adalah teori Asam & Basa menurut beberapa kimiawan pada abad ke-19 dan 20

1. Svante August Arrhenius (1859 - 1897)
Pemenang nobel ilmu pengetahuan tentang ionisasi ini mengemukakan bahwa asam dan basa dapat digolongkan sebagai larutan yang dapat terionisasi di dalam air. Ionisasi adalah terurainya suatu senyawa menjadi ion-ion bermuatan positif dan negatif penyusunnya.
Menurut Arrhenius, asam adalah senyawa yang di dalam air terionisasi dan melepaskan ion H+. Jadi menurut Arrhenius, asam ditentukan oleh adanya ion H+ di dalam air saat suatu senyawa terionisasi.
Contoh: image

x merupakan valensi asam, yang melambangkan banyaknya ion H+.
Sedangkan basa adalah senyawa yang di dalam air akan melepaskan ion OH-.  Sifat kebasaan, menurut Arrhenius, ditentukan oleh adanya ion OH-.
Contoh:

imagex di atas merupakan valensi basa, atau jumlah ion OH- pada larutan. Sedangkan M melambangkan logam yang terikat pada ion hidroksida (OH-). Contoh reaksi ionisasi asam dan basa (semua dalam fase (aq) = aqueous/larutan):

image

Lengkapilah reaksi ionisasi larutan asam/basa berikut:
1.  HF (asam fluorida)
2.  HCl (asam klorida)
3.  HBr (asam bromida)
4.  HCN (asam sianida)
5.  HNO3 (asam nitrat)
6.  H2CO3 (asam …)
7.  H2SO3 (asam …)
8.  H3PO4 (asam …)
9.  CH3COOH (asam …)
10.H2C2O4 (asam …)
11. KOH (kalium hidroksida)
12. NaOH (natrium hidroksida/soda api)
13. Ca(OH)2 (kalsium hidroksida)
14. Fe(OH)2 (… hidroksida)
15. Fe(OH)3 (… hidroksida)
16. Al(OH)3 (… hidroksida)
17. Sr(OH)2 (… hidroksida)
18. NH3 ( … )

Selain contoh di atas, terdapat juga beberapa asam organik (mengandung C dan H) seperti: Asam laktat (pada susu), asam jengkolat (pada jengkol), asam askorbat (vit C), asam sitrat (pada jeruk), asam benzoat (pengawet makanan & minuman), asam tanat (pada teh), asam klorida (asam lambung), asam asetat (cuka makan), asam format (asam semut),  asam azelat, dsb.

Monday, November 21, 2011

Kesetimbangan–Exercise

1. Dalam ruang tertutup 4 L, sebanyak 3 mol gas NO terurau menurut reaksi:

imageJika pada saat kesetimbangan terdapat 1 mol gas N2, maka harga Kc adalah…


2. dalam ruang 10 L dan tekanan 4 atm, terjadi reaksi kesetimbangan:
image

pada saat kesetimbangan tercapai, diperoleh 3 mol NH3, 1 mol HCl dan 4 mol NH4Cl. Maka besarnya Kp adalah?

3. Dalam bejana tertutup 2 L, sebanyak 5 mol gas N2O4 terurai menurut reaksi kesetimbangan:

image

Bila pada saat kesetimbangan terdapat 2 mol gas O2, maka besarnya derajat dissosiasi N2O5 adalah…

4. Pada pembuatan gas amoniak, menurut proses Haber-Bosch sesuai reaksi:

image

Agar diperoleh hasil NH3 maksimal, maka yang harus dilakukan pada faktor tekanan, suhu, konsentrasi dan katalis adalah…

 

5.  Dalam ruang 1 L, sebanyak 17 gram gs Amoniak (Mr = 17), terurai menurut reaksi

image

Bila pada keadaan setimbang, diperoleh perbandingan mol NH3 : N2 = 2:1, tentukan besarnya:

a. derajat disosiasi NH3

b. Kc

d. Kp pada 500 K ( R = 0,082 L atm mol-1 K-1)

Tuesday, January 25, 2011

Laju Reaksi dan Kesetimbangan

APA ITU REAKSI?
Reaksi adalah peristiwa tumbukan antar partikel reaktan (pereaksi)
Tumbukan harus bersifat efektif = ENERGInya CUKUP
A + B -> AB
    - laju pengurangan [A] tiap satuan waktu
    - laju pengurangan [B] tiap satuan waktu
    - laju penambahan [AB] tiap satuan waktu
Maka LAJU REAKSInya:
V = k [A] [B]

Syarat Terjadinya Reaksi
1. Energi aktifasi (energi untuk memutuskan ikatan pada senyawa yang bereaksi)
    AB + C -> AC + B
    A -- B  +  C  ->   A -- C   + B

2. Energi Kinetik (partikel yang bertumbukan) ≥ Energi Aktifasi

Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi
1. Konsentrasi [C]
    semakin tinggi konsentrasi, semakin besar peluang partikel untuk melakukan TUMBUKAN
2. Luas permukaan
    semakin luas permukaan zat, semakin mudah melakukan TUMBUKAN EFEKTIF
3. Suhu
    semakin tinggi suhu, semakin menaikkan ENERGI KINETIK partikel (sehingga sangat mudah melakukan tumbukan)
4. Katalis
    berfungsi MENURUNKAN ENERGI AKTIFASI sehingga reaksi lebih cepat berlangsung

ORDE REAKSI
ORDE REAKSI menunjukkan signifikansi dari masing-masing REAKTAN
Semakin signifikan suatu reaktan, maka REAKTAN tersebut akan semakin BERPENGARUH pada reaksi

CONTOH
2A + B --> A2B
Maka laju reaksinya =
V = k [A]^2 [B]
Jika konsentrasi A dinaikkan 2 kali, maka lajunya akan:
V = [2]^2 = 4
Sehingga laju akan menjadi 4 x lipat dari semula